Senin, 13 Juni 2011

(¯`v´¯) `*.¸.*´..?.. OTAK WANITA II


Selamat siang Sahabat..lanjut dengan cerita ku yang kemarin, dimana aku menulis tentang sosok Wanita-wanita tangguh yang hidup di jaman Rasulullah saw. Dan aku rasa di jaman sekarang ini pun masih banyak Wanita-wanita tangguh tersebut, yang mampu atau bisa menguasai berbagai keahlian dalam segala bidang.

B. Bidang Matematika

a. Sutayta Al-Mahamli

Pakar matematika ini hidup pada paruh kedua abad ke-10. Ia berasal dari keluarga berpendidikan tinggi di Baghdad, Irak. Ayahnya, Abu Abdallah Al-Hussein, menjabat sebagai seorang hakim yang juga penulis sejumlah buku, termasuk kitab fi Al-Fiqh dan Shalt Al-I'dayn.

Sang ayah tak memandang sebelah mata Sutayta yang berjenis kelamin permpuan itu. Ia mengajarkan berbagai ilmu pengetahuan kepada anaknya, bahkan mendatangkan sejumlah guru untuk mengajarnya. Banyak hal yang diajarkan, tapi Sutayta lebih terpikat hatinya pada matematika.

Sejumlah cendikiawan yang pernah menjadi gurunya adalah Abu Hamza bin Qasim, Omar bin Abdul Aziz Al-Hashimi, Ismail bin Al-Abbas Al-Warraq, dan Abdul Al-ghafir bin Salamah Al-Homsi. Sejumlah sejarawan, Ibnu Al-Jawsi, Ibnu Al-Khatib Baghdadi, dan Ibnu Katsir, memuji kemampuan Sutayta dalam matematika. Sutayta sangat menguasai hisab atau aritmatika dan perhitungan waris.

Kedua cabang matematika tersebut berkembang dengan baik pada zamannya. Dalam aljabar, ia berhasil menemukan sebuah persamaan yang pada masa selanjutnya sering dikutip oleh pakar matematika lainnya.

Bidang ilmu lain yang juga dikkuasainya adalah sastra Arab, ilmu hadits, dan hukum. Setelah lama bergellut dengan angka dan memberikan kontribusinya dalam bangunan peradaban Islam, akhirnya Allah SWT memanggilnya. Ia menghembuskan nafas terakhirnya pada 987 Masehi.

b. Labana Cordoba

Pada masa pemerintahan Islam, kordoba menjadi salah satu pusat peradaban. Kota ini bahkan menjadi salah satu lumbung orang-orang berotak cerdas. Salah satunya adalah perempuan yang bernama Labana. Meski ia pandal dalam ilmu, namun matematika menjadi bidan kajian yang paling ia kuasai.

Labana dikenal dengan kemampuannya menyelesaikan beragam masalah matematika yang sangat pelik, baik aritmatika, geometri, maupun aljabar. Saat itu, tak banyak ilmuwan laki-laki yang mampu memecahkan masalah sepelik itu. Melalui kecerdasannya, ia menuai buah manis. Ia menjadi pegawai pemerintah.

Labana menjadi sekretaris Khalifah Al-Hakam II dari Dinasti Bani Ummayah. Jatuhnya jabatan sekretaris ketangan Labana menunjukan khalifah tak mendeskriminasikan jenis kelamin. Ia lebih mementingkan kepandaian dan kemampuan yang dimiliki Labana

Pada masa itu sejumlah perempuan bernasib sama dengan Labana. Para perempuan yang menguasai suatu bidang akan mendapatkan penghargaan tinggi dari pemerintah. Kalau memang bersedia, para perempuan itu mendapatkan posisi di pemerintahan...

Oke sobat aku rasa untuk hari ini tulisan ku cukup sampai disini dulu. Mungkin esok hari akan aku lanjutkan kembali. Semoga tulisan ku ini bisa menjadi semangat bagi kita Wanita - wanita tangguh yang hidup di jaman sekarang ini, semoga kita bisa lebih baik lagi dan aku berharap ini semua ada manfaatnya bagi kalian sahabat-sahabat ku..karena tulisan ku belum berhenti sampai disini, masih ada beberapa wanita tangguh lainnya yang sangat smart, jenius namun tetap pada kodratnya...SEE YOU NEXT TIME...!!!



Sumber: Buku Rahasia Kedahsyatan Otak Wanita
(By: Dr. Tadkiroatun Musfiroh)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar