A* Surat Pertama Ku Untuk Allah *
Tuhan ku yang Maha Baik...
Maafkan akan kelancangan ku...
Aku telah berani melayangkan sepucuk surat untuk-MU...
Maafkan aku yang terlalu banyak meminta pada-MU...
Semuanya aku lakukan tak lepas daripada..
Rasa cinta dan kasih ku pada putra-putra ku..
Aku hanyalah seorang ibu..
Tak ada kesempurnaan dalam diriku...
Aku hanya memiliki Cinta bagi mereka...
Namun tak ada yang dapat menandingi cinta ku...
Pada mereka ..Putra-putra ku..
Kecuali Engkau Sang Pemilik Kehidupan..
Tuhan ku yang penuh Kasih..
Pintaku pada-MU...
Lindungilah ketiga putraku
Jagalah selalu mereka..
Engkau tahu betapa aku sangat mencintai mereka..
Aku ingin kami tak pernah terpisahkan..
Dunia maupun Akhirat..
Ya Allah yang Maha Mendengar..
Jadikanlah putraku ..anak yang sholeh..
Jadikanlah putraku...anak yang selalu taat pada-MU..
Jadikanlah putraku...anak yang selalu berbakti pada orang tua..
Jadikanlah putra-putraku qurrota ayyun..
Ya Rabb yang Maha Melihat..
Lihatlah aku yang selalu meratap..
Lihatlah aku yang kerap menggulirkan ...
Bulir-bulir kristal air mata seorang ibu...
Lihatlah aku yang selalu bersimpuh pada-MU..
Lihatlah aku yang kerap menghiba pada-MU..
Bibir ini tak pernah lepas dari Asma-MU..
Mudahkanlah semuanya...
Bukankah doa seorang ibu...
Tak ada hijab antaranya dengan-MU..
Begitu besar asa dan harapku..
Semuanya ku pasrahkan pada-MU..
Aku tahu mereka adalah yang terbaik...
Yang KAU berikan untukku...
Terima kasih Ya Allah..
Jangan pernah bosan dengan surat-suratku..
Aku akan selalu menyurati-MU...
By:J Aisyah
~ Surat Ku Yang Ke Dua ~
Ya Allah...
Kembali aku menyurati Mu
Kembali aku mengusik ketenangan Mu
Ku ingin Engkau mendengar cerita ku
Kalbu ku terasa sesak
Asa ku seakan runtuh
Jiwa ku seolah melayang
Ya Rabb....
Aku memang tidak dapat sempurna
Aku memang Kau ciptakan
Dengan segala kekurangan dan kelebihanku
Namun apakah aku salah
Jika aku ingin yang terbaik bagi putra-putraku..?
Ya Allah...
Kuterima semua yang telah Kau takdirkan untukku
Kuterima semua yang menjadi keputusanMu
Kuterima semua yang Kau tetapkan padaku
Dan kuterima semua yang Kau berikan padaku
Ya Rabb....
Kujalani semua yang Kau percayakan padaku
Aku pun berusaha menjadikan mereka yang terbaik
Yang selalu berada di jalanMu
Namun teramat sangat berat
Begitu banyak perlawanan
Terlalu banyak pertentangan
Perdebatan, Amarah, Kecewa, Sakit Hati dan Air Mata
Ku ingin yang terbaik bagi putra-putraku
Ya Allah...
Berikanlah aku kekuatan yang lebih besar
Luaskanlah selalu kalbuku dengan kasih
Tetapkanlah asa ku hanya padaMu
Harapku besar terwujud karena Engkau
By: J Aisyah
~ Letter For My Son ~
Segala puja dan puji ku panjatkan ke hadirat Allah ta'ala, karena hingga saat ini aku masih dapat beribadah kepada-Nya. Dan hingga saat ini aku masih dalam keadaan sehat. Salam serta shalawat ku kirimkan teruntuk Baginda ku tercinta Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi wasallam keluarga dan para sahabatnya.
Anakku
Dengan segala kekuatan yang ada pada diriku, kuberanikan diriku untuk menggoreskan penaku diatas hamparan kertas elektronik ku. Aku mencoba untuk menuliskan sesuatu yang selama ini menghimpit kalbu, dengan keberanian yang kumiliki, meskipun ragaku terselimuti duka dan malu. Saat kutulis suratku ini tak henti ku memikirkan mu. Setiap kali itu pula butiran kristal selalu menggenang dikelopak mataku. Setiap butiran kristal ini terjatuh saat itu pula hati ku tergores.
Anakku
Saat aku menikah dengan ayah mu, tak kubayangkan akan memiliki dirimu yang saat ini sudah remaja dan dewasa. Waktu terus bergulir Betapa bangga menyelimuti diriku, melihat betapa tampan dan gagahnya kalian. Tiga orang lelaki ku. Yang teramat sangat ku cintai dan ku kasihi.
Anakku
Tak ku ingkari, akulah yang mengandung diri mu, melahirkan, menyusui dan merawat mu hingga saat ini. Aku selalu merawat dan menjaga kalian tanpa pernah memikirkan diriku sendiri, semuanya aku lakukan dengan penuh keikhlasan tanpa pernah berharap imbalan sedikitpun dari kalian. Dengan susah payah aku lakukan semua takdirku, apapun sanggup aku lakukan dan korbankan demi buah hati ku. Sekalipun nyawaku yang harus aku pertaruhkan, itu semua hanya untuk kalian.
Anakku
Kalian adalah bagian dari tubuhku, darahku mengalir dalam ragamu. Saat kau terluka atau tersakiti akulah orang pertama yang dapat merasakannya. Aku pula yang selalu membelamu meskipun aku tahu kalau kalian yang salah. Namun aku tak rela jika kalian bersedih ataupun ada yang memarahi mu. Semua atas nama " CINTA SEORANG IBU"
Anakku
Kini kalian sepertinya sudah tidak membutuhkan aku lagi. Akupun tersisihkan oleh teman-temanmu bahkan mungkin dengan wanita lain selain aku. Betapa aku kini tak ada artinya lagi sehingga kalian dapat berbuat sesuka hati kalian dan memperlakukan aku seolah aku bukan apa-apa bagi kalian. Sepertinya pengorbanan ku tak ada artinya sama sekali. Tak banyak yang ku inginkan dari kalian, aku hanya ingin kalian menjadi anak yang sholeh. Aku selalu sedih bila melihat semua tabiat dan kelakuan kalian. Aku hanya ingin kalian menjadi manusia yang berguna dan sukses, namun kalian terlalu terlena dengan dunia. Sehingga kalian lupa dengan semua kewajiban mu sebagai anak dan sebagai hamba Allah yang mempunyai kewajiban yang harus kalian penuhi.
Anakku
Betapa berdukanya aku saat kalian menganggap aku ibu yang kolot, terlalu banyak aturan, cerewet, bawel, tidak bisa mengerti kalian, ibu yang jadul, egois, ngak gaul, terlalu mengekang kebebasan kalian. Mengerti dan pahamilah aku, semua aku lakukan karena aku tak ingin kalian terlibat dengan pergaulan bebas, narkoba, rokok, sex bebas dan pacaran. Kalian tidak tahu nak semua kulakukan demi kebaikan kalian semata. Percayalah tak ada sedikitpun niat dalam hatiku untuk membuat kalian sengsara, tersiksa dan terkekang dengan semua aturan ku. Aku hanya ingin kalian nantinya bisa menjadi manusia yang berguna untuk diri kalian sendiri dan orang banyak tentunya. Karena persaingan hidup akan semakin ketat dan peluang akan semakin sempit. Dan kalian harus mampu fight dengan manusia-manusia yang berkualitas agar kalian tidak tertindas dan hanya menjadi orang rendahan yang tak akan pernah dipandang sebelah mata.
Anakku
Sudah terlalu banyak korban yang aku lihat akibat kebebasan yang orang tua berikan. Yang hanya disalah gunakan. Lihatlah anakku begitu banyak anak seusia kalian yang akhirnya harus putus sekolah, karena terlibat narkoba, pencurian, pembunuhan dan pemerkosaan. Nauzubillah min zallik, aku tak ingin itu terjadi pada diri kalian. Ketahuilah anakku bujukan setan itu teramat sangat halus dan betapa beratnya hidup yang tidak dapat berkata tegas terhadap kejahatan.
Anakku
Ketahuilah oleh kalian betapa aku sangat terluka dan tergores atas sikap dan tutur kata kalian kepada ku. Saat kalian menganggap aku keras dan salah, sedangkan diri kalianlah yang paling benar.
Anakku
Disetiap sujudku dan disetiap doaku, selalu saja nama kalian kusisipkan. Agar kalian selalu mendapatkan kemudahan dan perlindungan dari Allah swt. Tak pernah sedikitpun aku membeda-bedakan kalian. Kepenuhi semua yang menjadi kebutuhan kalian, terutama kebutuhan kalian akan nutrisi, gizi dan makan kalian. Agar kalian terlihat sehat dan cerdas. Semua kebutuhan mu dari pakaian sampai alat elektronik semua kulengkapi agar kalian tidak menjadi anak yang tertinggal dan gaptek. Sehingga aku tak memikirkan untuk diriku sendiri.
Anakku
Aku hanya ingin mengertilah sedikit atas apa yang telah aku lakukan, semuanya demi kalian dan masa depan kalian. "SEMUANYA ATAS NAMA CINTA SEORANG IBU" tak ada yang dapat mengalahkan cintaku, tak ada yang dapat berkorban seperti aku, tak ada yang bisa seikhlas aku. Aku tak pernah berharap imbalan dari kalian atas apa yang telah aku berikan dan korbankan.
Anakku
Kalian sudah remaja dan dewasa, jadi kalian sudah dapat menentukan pilihan hidup kalian sendiri. Namun satu pintaku jika memang kalian tak sanggup untuk menghargaiku. Tolong hargailah ayah kalian. Dia sudah bersusah payah untuk mencari nafkah dan memenuhi semua keinginan aku dan kalian anak-anaknya. Tak pernah ia mengenal lelah demi rupiah yang harus dikumpulkannya, untuk memenuhi kewajibannya sebagai seorang ayah. Menyekolahkan kalian sampai kalian berhasil dan mampu berdiri diatas kaki kalian sendiri. Tidakkah kalian lihat semua perjuangannya demi kalian buah cintanya. Kalian tidak pernah kelaparan, kalian tidak pernah kedinginan dan kepanasan. Kemewahan, kemudahan dan kesenangan dunia selalu kalian peroleh dengan mudah dan cepatnya. Tanpa sempat kalian pikirkan bagaimana ia dapat memenuhi semua yang menjadi keinginan kalian.
Anakku
Jika memang semua yang aku lakukan teryata salah dimata kalian. Dengan segala kerendahan hatiku. Maafkanlah aku yang terlalu banyak mengatur dan terlalu banyak menuntut. Karena bagiku kalian masih kecil dan harus sering kuberitahu.
Anakku
Hampir aku terlupa mengingatkan dirimu, bahwa aku adalah ladang pahala bagimu. Kau tak perlu bersusah-susah membebaskan seorang budak atau berletih dalam berinfak, cukup berbakti padaku. Dan ingatlah "SURGA ADA DI TELAPAK KAKI IBU DAN DOA SEORANG IBU TAK ADA HIJAB ANTARA IA DAN SANG PEMBERI KEHIDUPAN"
Anakku
Ada satu hadist yang mungkin terlupakan olehmu yaitu: Nabi yang mulia Muhammad shallallahu'alaihi wa salam bersabda: Dari Ibnu Mas'ud radiallahu' anhu berkata: Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam. Rasulullah, amal apa yang paling mulia ? Beliau berkata: "Shalat pada waktunya", aku berkata: "kemudian apa, wahai Rasulullah ?" Beliau berkata: "Berbakti kepada kedua orang tua", dan aku berkata: "kemudian, wahai Rasulullah!! "Beliau menjawab, "Jihad dijalan Allah", lalu Beliau diam. Sekiranya aku bertanya lagi, niscaya Beliau akan menjawabnya. (Muttafaqun'alaih)
Anakku
Inilah suratku untuk kalian, kuharap setelah kalian membacanya kalian akan mengerti dengan semua yang telah aku lakukan. Atau jika kalian tidak suka hapuslah suratku ini. Namun percayalah semuanya atas nama "CINTA SEORANG IBU" yang tak dapat digantikan oleh wanita manapun..! Doa ku selalu hanya untuk kalian, disetiap hembusan nafasku, untaian Doa yang selalu kupanjatkan agar kemudahan, kesehatan, rejeki dan perlindungan Allah swt selalu menyertai langkah kaki kalian...
OPEN YOUR MIND, OPEN YOUR HEART AND OPEN YOUR EYES
full of love to you..! from your mother
By: J Aisyah
