Sabtu, 23 Juli 2011

~ Anak-Anak ~

"Anak-anakmu bukanlah anak-anakmu. Mereka adalah putra dan putri dari kehidupan itu sendiri. Mereka datang melalui kalian, tetapi tidak berasal dari dirimu; Dan walaupun mereka bersamamu, mereka bukan milikmu."

" Kau boleh memberi mereka cintamu, tetapi bukan pikiranmu, karena mereka memiliki pikiran sendiri. boleh merumahkan tubuh mereka, tetapi bukan jiwa mereka. Karena jiwa-jiwa mereka berkeliling dalam rumah esok hari, yang tidak dapat kau kunjungi, bahkan dalam mimpi sekalipun. Kau boleh berusaha seperti mereka, tetapi jangan membuat mereka menjadi sepertimu. Karena hidup tidak berjalan mundur, atau berkaitan dengan kemarin."

" Kau adalah busur di mana panah anak-anakmu diluncurkan. Pemanah melihat tanda di jalan setapak kepastian, dan ia membengkokkanmu dengan kekuatan-Nya sehingga panah-Nya melesat cepat dan jauh. Biarkan bengkokmu ditangan pemanah menjadi kegembiraan; Karena bahkan saat ia mencintai panah yang terbang, ia juga mencintai busur yang diam.."

By: Kahlil Gibran.


Jumat, 17 Juni 2011

~ Persahabatan ~

‎* Friendship is like a hand with eyes. When the hand was injured, crying eyes. When eyes cry, hands to remove ..*

* Persahabatan itu seperti tangan dengan Mata. Saat tangan terluka, Mata menangis. Saat Mata menangis, tangan menghapusnya..*

Senin, 13 Juni 2011

(¯`v´¯) `*.¸.*´..?.. OTAK WANITA II


Selamat siang Sahabat..lanjut dengan cerita ku yang kemarin, dimana aku menulis tentang sosok Wanita-wanita tangguh yang hidup di jaman Rasulullah saw. Dan aku rasa di jaman sekarang ini pun masih banyak Wanita-wanita tangguh tersebut, yang mampu atau bisa menguasai berbagai keahlian dalam segala bidang.

B. Bidang Matematika

a. Sutayta Al-Mahamli

Pakar matematika ini hidup pada paruh kedua abad ke-10. Ia berasal dari keluarga berpendidikan tinggi di Baghdad, Irak. Ayahnya, Abu Abdallah Al-Hussein, menjabat sebagai seorang hakim yang juga penulis sejumlah buku, termasuk kitab fi Al-Fiqh dan Shalt Al-I'dayn.

Sang ayah tak memandang sebelah mata Sutayta yang berjenis kelamin permpuan itu. Ia mengajarkan berbagai ilmu pengetahuan kepada anaknya, bahkan mendatangkan sejumlah guru untuk mengajarnya. Banyak hal yang diajarkan, tapi Sutayta lebih terpikat hatinya pada matematika.

Sejumlah cendikiawan yang pernah menjadi gurunya adalah Abu Hamza bin Qasim, Omar bin Abdul Aziz Al-Hashimi, Ismail bin Al-Abbas Al-Warraq, dan Abdul Al-ghafir bin Salamah Al-Homsi. Sejumlah sejarawan, Ibnu Al-Jawsi, Ibnu Al-Khatib Baghdadi, dan Ibnu Katsir, memuji kemampuan Sutayta dalam matematika. Sutayta sangat menguasai hisab atau aritmatika dan perhitungan waris.

Kedua cabang matematika tersebut berkembang dengan baik pada zamannya. Dalam aljabar, ia berhasil menemukan sebuah persamaan yang pada masa selanjutnya sering dikutip oleh pakar matematika lainnya.

Bidang ilmu lain yang juga dikkuasainya adalah sastra Arab, ilmu hadits, dan hukum. Setelah lama bergellut dengan angka dan memberikan kontribusinya dalam bangunan peradaban Islam, akhirnya Allah SWT memanggilnya. Ia menghembuskan nafas terakhirnya pada 987 Masehi.

b. Labana Cordoba

Pada masa pemerintahan Islam, kordoba menjadi salah satu pusat peradaban. Kota ini bahkan menjadi salah satu lumbung orang-orang berotak cerdas. Salah satunya adalah perempuan yang bernama Labana. Meski ia pandal dalam ilmu, namun matematika menjadi bidan kajian yang paling ia kuasai.

Labana dikenal dengan kemampuannya menyelesaikan beragam masalah matematika yang sangat pelik, baik aritmatika, geometri, maupun aljabar. Saat itu, tak banyak ilmuwan laki-laki yang mampu memecahkan masalah sepelik itu. Melalui kecerdasannya, ia menuai buah manis. Ia menjadi pegawai pemerintah.

Labana menjadi sekretaris Khalifah Al-Hakam II dari Dinasti Bani Ummayah. Jatuhnya jabatan sekretaris ketangan Labana menunjukan khalifah tak mendeskriminasikan jenis kelamin. Ia lebih mementingkan kepandaian dan kemampuan yang dimiliki Labana

Pada masa itu sejumlah perempuan bernasib sama dengan Labana. Para perempuan yang menguasai suatu bidang akan mendapatkan penghargaan tinggi dari pemerintah. Kalau memang bersedia, para perempuan itu mendapatkan posisi di pemerintahan...

Oke sobat aku rasa untuk hari ini tulisan ku cukup sampai disini dulu. Mungkin esok hari akan aku lanjutkan kembali. Semoga tulisan ku ini bisa menjadi semangat bagi kita Wanita - wanita tangguh yang hidup di jaman sekarang ini, semoga kita bisa lebih baik lagi dan aku berharap ini semua ada manfaatnya bagi kalian sahabat-sahabat ku..karena tulisan ku belum berhenti sampai disini, masih ada beberapa wanita tangguh lainnya yang sangat smart, jenius namun tetap pada kodratnya...SEE YOU NEXT TIME...!!!



Sumber: Buku Rahasia Kedahsyatan Otak Wanita
(By: Dr. Tadkiroatun Musfiroh)

¸.•*¨*• OTAK WANITA •*¨*•.¸


Siapa bilang wanita selalu menjadi second person di dunia? Wanita tak lebih baik daripada laki-laki? Atau ada pula yang berpendapat bahwa wanita tidak berotak secemerlang laki-laki. Sungguh, Allah menciptakan manusia, baik laki-laki maupun wanita dengan derajat yang sama. memang, tentu keduanya berbeda, tetapi perbedaannya bukanlah pada tingkatannya, tapi lebih ke ciri khasnya.

Nah, untuk membuka cakrawala berpikir kita mengenai pandangan stereotip bahwa wanita tidaklah lebih baik dari laki-laki, mari kuberi tahukan beberapa tokoh wanita yang memiliki kecerdasan yang unggul dalam bidang kedokteran,matematika,astronomi,membuat instrumen, dan patronase.

A. Perawat Medis

a. Rufayda Al-Aslamiyah
Rufayda bin As'ad atau yang lebih terkenal dengan sebutan Rufayda Al-Aslamiyah, ia adalah seorang perawat yang pertama dalam sejarah Islam. Ia hidup pada masa Nabi Muhammad saw. Peranannya dalm dunia medis sangat penting untuk merawat prajurit yang terluka dalam perang Badar.
Rufayda belajar pengetahuan medis dari ayahny Sa'ad Al-Aslamy, yang juga seorang dokter. Ia sering kali membantu ayahnya mengobati pasien. Pada akhirnya, ia yang sarat pengalaman, mengabdikan diri dalam bidang yang dikuasainya. Ia menjadi seseorang yang handal dalam bidangnya, yaitu Dunia Medis.

b. Syifa'binti Abdullah

Nama lain yang dikenal dibidang medis ini adalah Asy-Syifa' binti Abdullah Al-Qurashiyah Al-Adawiyah. Nama panggilan yang lekat pada dirinya adalah Laila. Kepiawaianya dalam bidang medis ditopang oleh kemampuannya dalam membaca. Sebab, saat itu masih banyak orang yang buta huruf dan tentu tak bisa mengakses pengetahuan
Layaknya Rufayda, Syifa' tak pelit dengan ilmu yang dimilikinya. Ia menebar ilmu medis yang ia kuasai meski dalam hal yang sangat sederhana. Misalnya, pengobatan terhadap gigitan semut. Rasulullah saw pun memintanya untuk mengajarkan hal itu kepada perempuan lainnya.
Syifa' pun multitalenta. ia tak hanya dominan pada bidang medis, ia juga sangat terampil dalam administrasi publik dan dikenal dengan kebijaksanannya.
Syifa' masuk Islam sebelum hijrah, ia termasuk muhajirah angkatan pertama yang berbait kepada Rasulullah. Ia adalah sosok wanita yang cerdas, memiliki banyak kelebihan, dan salah satu tokoh perempuan Islam yang menonjol dalam bidang pengetahuan dan keimanan.
Ia merupakan sedikit dari perempuan Mekah yaang pandai baca tulis sebelum Islam. Setelah masuk Islam, Syifa-lah yang mengajari para wanita muslimah, sejak itulah ia dikenal sebagai guru wanita pertama dalam Islam. Diantara muridnya adalah Hafshah binti Umar bin Khathab, istri Rasulullah saw.
Dalam sebuah hadist disebutkan bahwa Rasulullah saw meminta Syifa' untuk mengajarkan tulis-menulis dan pengobatan dengan ruqyah kepada Hafshah.
Syifa' juga banyak mempelajari hadist dari Rasulullah saw untuk mendalami masalah-masalah agama dan keduniaan. Dengan berbekal pengetahuan yang luas inilah, ia ikut mendakwahkan Islam dan memberikan nasihat kepada masyarakat. Bahkan, Umar bin Khathab biasa meminta pendapatnya tentang berbagai masalah. Umar sangat menghormati dan menghargai pendapatnya.

c. Nusayba binti Harist

binti Harits Al-Anshari hadir sebagai sosok lain. Perempuan musllim yang ahli dibidang medis. Ia merawat para prajurit terluka. Ia juga seorang tabib khitan. Masa pun berjalan, pada abad ke-15, seorang ahli bedah dari Turki, Syarifeddin (1385-1468), menulis karya tentang bedah, cerrahiyyetu'l-Haniyye. Di dalam karyanya, ia tak ragu menggambarkan secara terinci mengenai prosedur gineologi atau menggambarkan perawatan terhadap pasien perempuan. Bukan hanya menggambarkan, namun Sabuncuoglu pun bekerja dengan para ahli bedah perempuan, salah satunya adalah Nusayba. Sementara itu, rekan-rekannya didunia Barat malah menentang bekerja sama dengan para perempuan. Bahkan, dalam bukunya, ia menggambarkan bagaimana para ahli bedah perempuan menjalankan pekerjaannya.

Inilah sosok para Wanita tangguh dan hebat pada masa terdahulu yang terkenal akan kecerdasannya dan peranan mereka dalam membangun masyarakat. Subhanallah, tentunya masih ada Wanita-wanita tangguh lainnya yang akan aku ceritakan. namun berhubung waktu sudah sore jadi aku musti siap-siap berkemas, ok akan aku lanjutkan lagi cerita ku esok hari.
Semoga banyak manfaat yang dapat kita petik dari mereka...

Sumber: Rahasia Kedahsyatan Otak Wanita. (Dr. Tadkiroatun Musfiroh)